Informasi dan Layanan

Surat Keterangan Usaha

test
Surat Keterangan UsahaSurat pengantar dari RT/RWFotokopi KTP atau Kartu Keluarga sebanyak 1 lembarSurat boro dari alamat asal KTP..

Surat Keterangan Domisili (KTP luar kelurahan)

test
Surat Keterangan Domisili (KTP luar kelurahan)Surat pengantar dari RT/RWFotokopi KTP atau Kartu Keluarga sebanyak 1 lembarSurat boro dari alamat asal KTP..

SURAT KETERANGAN LAYANAN SURAT - SURAT UMUM

test
Surat Keterangan KelurahanSurat pengantar dari RT/RWFotokopi KTP atau Kartu Keluarga sebanyak 1 lembar..

Surat Keterangan Boro (keluar kelurahan)

test
Surat Keterangan Boro (Keluar Kelurahan) Surat pengantar dari RT/RWFotokopi KTP atau Kartu Keluarga sebanyak 1 lembarSurat boro dari alamat asal KTP..

Surat Keterangan Tidak Mampu

test
Surat Keterangan Tidak MampuSurat pengantar dari RT/RWFotokopi KTP atau Kartu Keluarga sebanyak 1 lembarSurat Pernyataan dari Pemohon (format terlampir)..

Surat Keterangan Domisili (untuk yang ber KTP Kel. Turi)

test
Surat Keterangan Domisili (untuk berKTP Kel.Turi) Surat pengantar dari RT/RWFotokopi KTP atau Kartu Keluarga sebanyak 1 lembar..

PERSYARATAN KEBUTUHAN DOKUMEN PENGAJUAN SURAT DI KELURAHAN TURI

test
Surat Keterangan Tidak MampuSurat pengantar dari RT/RWFotokopi KTP atau Kartu Keluarga sebanyak 1 lembarSurat pernyataan yang diketahui oleh RT/RW / boleh tidak pake materai (hanya..

Surat Pengantar SKCK

test
Surat Pengantar SKCKSurat pengantar dari RT/RWFotokopi KTP atau Kartu Keluarga sebanyak 1 lembarSurat boro dari alamat asal KTP..

BERITA UTAMA

Turi-25/10 blitar kota, Jumat-22/10 Kelompok Batik Kembang Turi Kelurahan Turi Kecamatan Sukorejo Kota Blitar melaksanakan pelatihan dari PIGIJO tentang Pengembangan dan Penguatan Personal Branding, Story Development, Tour Builder, Financial Literacy Batik Kembang Turi. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari pelaksanaan Program Matching Fund dari Kementerian Pendidikan melalui Kedaireka Universitas Balitar Blitar untuk menjadikan Batik Kembang Turi lebih berkembang. Kelompok Batik Kembang Turi yang berdiri sejak tahun 2013 yang memiliki sekitar 30 orang pengrajin batik adalah salah satu wujud keberhasilan dari Program Pelatihan yang diadakan oleh Kelurahan Turi melalui Program Keberdayaan Sosial dan Ekonomi Masyarakat. Batik Kembang Turi memiliki ciri khas tersendiri pada motifnya, yaitu terdapat motif Kembang Turi disetiap batik yang diproduksinya. Hal tersebut tidak hanya menjadi identitas tersendiri namun juga menjadi karakter lokal hasil kreatifitas Kelompok Batik Kembang Turi. Menurut Parianto (Ketua Kelompok Batik Kembang Turi), motif batik Kembang Turi memiliki filosofi tersendiri, yaitu sesuai makna harfiahnya diberi nama Batik Kembang Turi karena sesuai dengan domisili Galeri Batik yang berada di jalan Turi serta menyesuaikan nama kelurahannya yaitu Kelurahan Turi. Makna motif sesuai dengan filosofis BATIK KEMBANG TURI adalah karena kembang turi baik dimakan sebagi lalapan (sayuran pelengkap) oleh seorang ibu menyusui untuk menambah produksi ASI. Rasa kembang turi sendiri adalah gurih dan manis, sehingga digemari sebagai sayuran nasi pecel. Dari hal tersebut, diharapkan Batik Kembang Turi juga digemari oleh masyarakat sebagaimana kembang turi yang digemari untuk sayur nasi pecel dan juga diharapkan batik kembang turi mampu menambah pendapatan warga Kelurahan Turi sebagaimana kembang turi yang jika dimakan oleh seorang ibu menyusui dapat menambah ASI. “Makna motif batik kembang turi memiliki filosofi tersendiri, secara harfiah adalah sesuai nama jalan dimana Galeri berada dan sesuai dengan nama kelurahan kami, Kelurahan Turi” jelasnya. Dalam pemaparannya, Ketua Tim Riset Matching Fund Kedaireka Unisba Blitar Dr. Rumanintya Lisaria Putri SE, MM. menyampaikan untuk mengembangkan Batik Kembang Turi ada beberapa hal yang harus diperbaiki yaitu dari segi SDM perlu pengembangan keterampilan teknis membatik yang lebih modern, managemen pariwisata dan pemasaran dan pelatihan aplikasi operasional. Dari segi teknologi Kelompok Batik Kembang Turi memerlukan perangkat cetak batik yang modern, perangkat teknologi penunjang dan aplikasi khusus untuk pembukuan dan pemasaran berbasis teknologi informasi sehingga kualitas produk meningkat disertai dengan pemasaran yang mampu menembus pasar ekspor. Disisi lain, Aris Sunandes SE, MM. (Tim Riset Unisba) menyatakan Batik Kembang Turi dinilai sebagai produk UMKM Kota Blitar yang memiliki karakter lokal yang kuat. Terbukti dari motif – motif batik yang dihasilkan selalu memuat identitasnya berupa motif kembang turi. Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai dosen Fakultas ekonomi tersebut menambahkan bahwa pihaknya tidak hanya menjalankan program tersebut namun juga akan memberikan pendampingan dan pengurusan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) dari motif batik yang diciptakan oleh Kelompok Batik Kembang Turi sehingga dapat dijadikan jaminan atas keaslian produk dan memberikan rasa nyaman kepada pengrajin karena produknya tidak ditiru oleh pihak lain. “Batik kembang turi adalah batik yang memiliki karakter lokal, tidak berhenti di pelaksanaan program ini saja kami sedang berusaha menguruskan HaKI dari motif batik kembang turi” pungkasnya. 
Selasa, (02/10) tepat pada peringatan Hari Batik Nasional, Kampung Wisata Batik Kembang Turi di Kelurahan Turi Kecamatan Sukorejo Kota Blitar telah dilaunching Wakil Walikota Blitar. Setelah launching kampung batik Wakil Walikota memberangkatkan kirab budaya bersih desa di Kelurahan ini.Santoso, Wakil Walikota Blitar mengapresiasi positif kegiatan di Kelurahan Turi ini. Atas nama pribadi dan pemerintah Kota Blitar menilai, rangkaian launching Kampung Wisata Batik Kembang Turi dan bersih desa ini sangat bagus. Dapat memberi motivasi masyarakat, baik dalam memproduksi kain batik maupun kirab budaya bersih desa. Menurutnya, hasil batik warga Kelurahan Turi ini cukup bagus dan yakin bisa bersaing dengan produk-produk batik yang lain. Diharapkan dapat menarik para pengunjung yang tidak hanya membeli kain batik produk warga saja, namun juga tertarik dengan proses pembuatan batik ini.Saya pribadi dan selaku kepala daerah mengapresiasi positif bersih desa dan sekaligus launching Kampung Batik Kembang Turi ini. Mudah-mudahan dapat memotivasi masyarakat untuk selalu semangat, menjalin kebersamaan dan kegotongroyongan. Batik produk warga Turi ini bagus. Ini saya juga pakai. Diharapkan ke depan ada pengunjung dan ditunjukkan mulai proses hingga hasilnya yang tidak kalah dengan produk dari daerah lain" harap Santoso.Sementara itu Bambang Irawan, Lurah Turi Kecamatan Sukorejo Kota Blitar menyebutkan, Kampung Batik Kembang Turi ini wadah pengrajin batik. Sebanyak 26 warga yang sebelumnya mendapat pelatihan, kini menjadi pengrajin batik."Alhamdulillah sudah di launching. Disini banyak pengrajin batik yang sebelumnya mendapat pelatihan dan saat ini sudah bisa memproduksi sendiri-sendiri maupun berkelompok," kata Bambang.Selain dihadiri Wakil Walikota, Launching Kampung Batik Kembang Turi yang juga diisi dengan pameran produk unggulan masyarakat dilanjutkan dengan Kirab Budaya itu juga dihadiri Sekda Kota Blitar, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pemerintah Kota Blitar, camat, lurah serta para akademisi. (Der)"
Turi - Blitar Kota 29/02 Pengajian Rutin Sabtu Kliwon  Muslimat Nu Kota Blitar yang kali ini bertempat di Ranting Turi Kota Blitar turut hadir pimpinan cabang muslimat NU Kota Blitar. Pengajian yang di gelar di masjid "Al-Huda" Kelurahan Turi ini dihadiri lebih kurang 1.000 muslimat NU dari 21 ranting yang ada di Kota Blitar. Pada sambutan Ketua Muslimat NU ranting Turi, Nur Hidayati mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Ta'mir masjid "Al-Huda" sebagai donatur utama dan panitia pengajian tersebut. Ketua PC Muslimat Nu Kota Blitar, Tatik Kusumawati Rosyid, BA mengapresiasi kesiapan dan kesuksesan panitia terbukti dengan banyaknya muslimat yang hadir. Perangkat Kelurahan Turi, Polsek Sukorejo dan Koramil 0808/01 yang turut menjadi panitia dalam acara tersebut menunjukan bahwa koordinasi yang dilakukan berjalan sangat baik. Pada kesempatan itu pula Tatik Kusumawati Rosyid, BA juga menyampaikan agenda - agenda besar yang akan dilaksanakan dalam rangka memperingati hari lahirnya Muslimat  NU, baik pada skala lokal maupun regional. Sesi terakhir ditutup dengan pengajian inti yang disampaikan oleh Dra. Hj. Masluchi Syaifulloh dari Modangan Nglegok Blitar.

Berita Terbaru

Polling

Belum Terdapat Polling

Galeri Kegiatan

Instagram

https://www.instagram.com/kelturi_kotablitar/

Video Kegiatan

Lihat Lainnya

Portal Layanan